CERPEN BIOGRAFI
Oleh : LIBERTINA HULU, S.Pd
SANG INSPIRATIF
Bu Susi adalah seorang guru Sekolah Luar Biasa
Negeri Gunungsitoli. Ia tinggal di desa terpencil, telah berkeluarga dan
memiliki 2 (dua) orang anak. Bu Susi adalah guru berlatar pendidikan Bahasa
Inggris. Setiap hari, ia menempuh perjalanan yang jauh dengan motor bututnya
untuk sampai ke sekolah. Gaji yang ia terima sangatlah kecil, namun semangatnya
untuk mengajar tidak pernah padam. Selain belajar otodidak tentang Bahasa isyarat,
bu Susi bertekad untuk berkuliah kembali di Universitas Negeri Padang dengan
Jurusan Pendidikan Luar Biasa agar jurusannya benar-benar relevan dengan tempat
kerjanya saat ini.
Hari ini adalah hari pertama saya mengajar di
Sekolah Luar Biasa Negeri Gunungsitoli. Disana saya bertemu banyak guru, namun
yang paling terkesan pertama sekali adalah dengan bu Susi. Karena saat itu,
proses pembelajaran yang beliau lakukan sangat unik. Suatu hari, secara tidak sengaja
saya melihat bu susi mengajar kepada anak didiknya dengan keterbatasan
pendengaran dan keterbatasan dalam berkomunikasi (tunarungu). Ia berusaha agar
anak-anak dapat membaca dan berhitung. Saat itu saya melihat bu Susi menggunakan
metode oral dengan cara senam mulut, metode Auditori Verbal untuk merasakan
pita suara. Bu Susi juga mengajarkan Bahasa isyarat untuk mengenal bilangan agar
anak-anak dapat lebih mudah mengingat dan memahami konsep angka. Setiap hari bu
Susi menggunkan metode belajar yang seru serperti membuat kue bersama sambil menghitung
jumlah telur dan tepung yang digunakan.
Suatu ketika, desa tempat bu Susi mengajar
diadakan lomba menebak kata. Ia pun memberi tahu kepada siswanya tentang
informasi ini. Erlina seorang anak tunarungu yang mempunyai semangat dalam
belajar pun menyakinkan diri untuk mengikuti lomba. Saat pengumuman lomba tiba
semua mata tertuju pada dewan juri. Dan nama Erlina terpanggil sebagai juara
kedua. Semua teman-temannya bersorak gembira. Erlina pun tidak bisa
menyembunyikan rasa bahagianya. Ia melompat kegirangan sambIl memeluk bu Susi.
Tanpa disadari bu Susi menitikkan air mata melihat keberhasilan siswanya. Lomba
itu mengajarkan bahwa keterbatasan bukannlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan
kerja keras dan semangat yang tinggi, Erlina membuktikan bahwa seorang anak
tunarngu pun bisa berpestasi dan teman-temannya temotivasi agar terus rajin
membaca dan berhitung.
Berkat kegigihan dan ketulusan hatinya, bu Susi berhasil membimbing anak-anak Luar Biasa Negeri Gunungsitoli menjadi generasi penerus yang cerdas dan berprestasi. Kisah bu Susi menginspirasi banyak bapak dan ibu guru Sekolah Luar Biasa Gunungusitoli, terutama anak-anak untuk meningkatkan betapa pentingnya literasi dan numerasi.
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Kristen Protestan
Email : libertinahulu2@gmail.com

Komentar
Posting Komentar